Wednesday, 20 December 2017

Diantara Keheningan Hutan Bukit Barisan Selatan

Sepanjang perjalanan menuju Rhino Camp, di Patok Seket, Lampung Barat, mata saya tidak bisa lepas memandang pohon-pohon besar yang berusia ratusan tahun. Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang terbentang mulai dari Tanggamus hingga ujung Lampung Barat merupakan hutan hujan tropis yang rindang dan subur. 

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Hutan TNBBS menjadi habitat bagi bunga Bangkai Raksasa atau Raflesia Anoldi.
Foto : jejakbocahilang.files.wordpress.com
Saya melakukan perjalanan ini bersama teman yang sama hobi traveling, beberapa waktu lalu. Dari Bandar Lampung, kami berangkat pagi, jarak dari Bandar Lampung sekitar 130,1 kilometer melalui Jalan Lintas Barat Sumatera. Untuk mencapai lokasi Rhino Camp, di Patok Seket, Lampung Barat, dibutuhkan waktu sekitar 4 jam 30 menit.

Kami meluncur menggunakan mobil partroli milik Polisi Hutan yang bertugas menjaga keamanan TNBBS. Ditemani oleh beberapa petugas dari Balai Besar TNBBS, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggali banyak hal tentang Tapak Warisan Dunia penyumbang oksigen terbesar ini. “Jadi, tidak hanya kita yang wajib menjaga hutan TNBBS ini, tapi juga seluruh dunia karena jika hutan ini rusak, maka sekitar 1/3 oksigen dunia akan berkurang,” ujar pria berbadan tegap tersebut.

Baca Juga :  Ayo Liburan ke Taman Nasional Way Kambas 

Mobil terus melaju kencang di tengah keheningan hutan barisan selatan. Wajah saya tengadah berupaya mencapai puncak pepohonan tua yang menjulang tingggi. Saya segera mengedipkan mata saat sinar mentari menyebul dari balik dedaunan pohon-pohon raksasa tersebut.

Pohon-pohon di TNBBS ada yang sudah berumur puluhan
hingga ratusan tahun. Foto : pedomanwisata.com

Sampai di Rhino Camp, kami disambut Pak Sutrisno. Kami tidak bisa beristirahat lama-lama karena harus segera masuk hutan sebelum senja. Hanya berjalan sekitar 10 meter dari camp, ada tiga bunga Raflesia anoldi yang sedang mekar, sedangkan sekitar lima lainnya berupa putik bulat seperti bola basket.

Menurut Pak Sutrisno,  bunga bangkai raksasa itu mulai ditemukan di sekitar daerah Patok Seket sejak 1990. Saat curah hujan tinggi, bunga Raflesia yang mekar bisa mencapai 140 hingga 150 bunga. Hutan TNBBS telah menjadi habitat alami bagi perkembangan biakan raflesia anoldi.

Kami meneruskan perjalanan sekitar 5 meter dari bunga Raflesia tersebut, dan disana terdapat habitat tanaman kantong semar. Saat saya memetik salah satu kantong semar, Pak Sutrisno langsung mengingatkan saya untuk tidak meminum air yang ada di dalam kantong semar tersebut. “Hati-hati mbak, jangan diminum, coba lihat dulu, itu sudah terbuka daunnya, berarti airnya sudah beracun, kalau diminum akibatnya bisa fatal,” ujar Pak Sutrisno yang kontan membuat saya kaget dan membuang kantong semar yang saya petik.

Namun, Pak Sutrisno malah tertawa dan mencari kantong semar yang masih tertutup rapat, lalu meneguk air dalam kantong tersebut. “Nah, kalau kantong semar muda seperti ini, airnya masih bersih dan tidak beracun,” tuturnya sambil menawarkan kepada saya satu kantong semar muda. “Hehehe, nggak usah Pak,” ujar saya sambil beringsut mundur.

Usai berkeliling di sekitar hutan Rhino Camp, kami kembali ke pinggiran hutan TNBBS. Dalam perjalanan pulang, Pak Sutrisno meminta kami berhenti, dan dia memotong kayu berwarna merah yang menggelantung di sebuah pohon besar. “Ini namanya akar merah. Coba lihat, airnya banyak dan jernih,” kata dia. Glek..glek..glek.. Pak Sutrisno mengarahkan potongan akar merah ke mulutnya dan meneguk air langsung dari kayu merah itu. Kami juga diberi masing-masing satu potong akar merah. Hmm, benar, airnya dingin dan segar.

Kekayaan Flora Fauna TNBBS       

Hutan TNBBS sangat luas, sekitar 356.800 hektare, terdapat di Bengkulu seluas 88 ribu hektare, dan di Lampung seluas 290.800 hektare. Di Lampung, lahan TNBBS juga  dibagi menjadi dua wilayah yaitu di Kabupaten Tanggamus seluas 10.500 hektare dan di Lampung Barat 280.800 hektare. Kekayaan hutan TNBBS sangat luarbiasa.

Di hutan-hutan TNBBS terdapat lebih dari 300 jenis burung atau aves, 9 jenis primata seperti lutung, siamang, owa, beruk, monyet ekor panjang, bahkan di TNBBS juga ada kera terkecil di dunia yang termasuk jenis kera buku atau Tarsius bancanus. Kera ini aneh dan unik, matanya bulat besar seperi burung hantu dan kepalanya bisa berputar hingga 180 derajat. Kera ini aktif di malam hari, kalau siang hari tidur dan istirahat. Hutan ini juga menjadi habitat sekitar 90 mamalia  seperti gajah, harimau sumatera, badak, beruang madu, dan lainnya.

Adventuring naik gajah masuk hutan TNBBS.
Foto : dinaspariwisata.lampungprov.go.id

Jika ingin merasakan petualangan patroli naik gajah mengelilingi hutan TNBBS, Anda bisa mendatangi Resor TNBBS Pemerihan, Lampung Barat. Disini ada beberapa gajah yang dilatih untuk melakukan patroli mengawasi 17.500 hektare hutan TNBBS di daerah Pemerihan. Elephant Patrol yang dibentuk sejak 2009 tersebut juga berfungsi untuk mengusir gajah liar yang masuk ke kawasan penduduk.

Menjaga Kelestarian Hutan TNBBS

Untuk menjaga kelestarian hutan-hutan TNBBS, tim Balai Besar TNBBS bekerjasama dengan polisi kehutanan dengan melakukan patroli rutin masuk ke pos-pos penjagaan di tengah hutan. Petugas patroli hutan dibekali senjaga semi otomatis jenis PN1A1 yang dapat digunakan sesuai prosedur saat menghadapi pemburu liar da perambah hutan yang bersenjata locok atau rakitan.

“Kami dari Balai Besar TNBBS juga melibatkan masyarakat sekitar hutan untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan ini. Karena itu sekarang ada perhutanan sosial, dimana masyarakat boleh membudidayakan tanaman hutan di demplot yang sudah disediakan,” ujar salah satu petugas TNBBS.

Dia memaparkan, saat ini sudah ada demplot tanaman anggrek dengan 130 jenis anggrek hutan yang ditemukan di hutan TNBBS. Masyarakat juga mengembangkan demplot tanaman obat, seperti pasak bumi dan akar merah.

Beberapa Peraturan Masuk TNBBS

Untuk masuk ke TNBBS harus mendapatkan izin resmi dari Balai Besar TNBBS yang berkantor di Jalan Ir H Juanda Nomor 19 Km 1, Kota Agung, Tanggamus. Beberapa hal yang harus dipahami adalah :

1.    Berdasarkan peraturan pemerintah No.59 tahun 1998, setiap pengunjung/ kendaraan yang masuk wilayah TNBBS harus membayar pintu masuk dan biaya lainnya yang sesuai.

2.    Para peneliti harus menyerahkan proposal penelitian dan dilengkapi dengan surat referensi surat lamaran dari instansi terkait. Selama penelitian, mereka akan didampingi oleh petugas TNBBS. Peneliti harus menyerahkan salinan laporan penelitian.

3.    Bagi peneliti yang ingin mengambil sampel spesimen organisme yang dilindungi harus mendapatkan izin khusus dari Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA).

4.    Pengunjung dengan tujuan pencitraan atau mengambil film / video harus mengajukan permohonan tertulis kepada kepala TNBBS dilengkapi dengan sinopsis. Selama produksi, TNBBS akan mengawal proses, dan salinan video / film harus diserahkan.

5.    Waktu paling lama tinggal bagi wisatawan adalah tujuh (7) hari.

Untuk penginapan bisa di Rhino Camp, Resor TNBBS Pemerihan, atau rumah warga di pinggiran hutan TNBBS agar Anda benar-benar merasakan petualangan sejati sebagai seorang traveller.

(Rinda Mulyani)

Blog ini mengajikan berita dan analisis yang sesuai dengan kaidah jurnalisik. Ditulis dalam bentuk feature.

3 komentar

wah jd penasarna, ya pastinay masih alami dan asri ya

Iya Mbak Tira, ayooo main ke Lampung mbak, disini banyak destinasi wisata alam yang menantang....hehehe

Sy tidak tau apa ini cara kebetulan saja atau gimana. Yg jelas sy berani sumpah kalau ada ke bohongan sy sama sekali. Kebetulan saja buka internet dpt nomer ini +6282354640471 Awalnya memang sy takut hubungi nomer trsebut. Setelah baca-baca artikel nya. ada nama Mbah Suro katanya sih.. bisa bantu orang mengatasi semua masalah nya. baik jalan Pesugihan dana hibah maupun melalui anka nomer togel. Setelah sy telpon melalui whatsApp untuk dengar arahan nya. bukan jg larangan agama. Tergantung dari keyakinan dan kepercayaan saja. Biarlah Orang pada ngomong itu musrik hanya tuhan yg tau. mungkin ini salah satu jalan rejeki sy. Syukur Alhamdulillah melalui bantuan beliau benar2 sudah terbukti sekarang. Amin


EmoticonEmoticon