Monday, 9 October 2017

Hati-Hati Menggunakan Foto dari Internet Untuk Blog

Tags

Saya pernah kesulitan saat mencari foto untuk tulisan yang sifatnya news, aktual, dan kejadiannya di luar daerah, untuk ditampilkan sebagai ilustrasi analisis berita di blog saya. Akhirnya, saya putuskan untuk memutilasi foto yang saya cari di google image dan mendesainnya melalui program photoshop. Waktu itu, saya pikir, ini cukup aman untuk tidak celah adanya gugatan hak cipta.

Namun,,,,teng,teng,teng. Saya mendapat banyak pencerahan saat mengikuti pelatihan tentang Perlindungan Hak Cipta Lembaga Penyiaran yang disampaikan oleh Direktur Hak cipta dan Desain Industri Dr.Dra. Erni Widhayastari, Apt.M.Si, didampingi oleh Kabid Pelayanan Hukum dan Litigasi Ahmad Rifadi. Pelatihan ini dilaksanakan di Metro TV Jakarta,  Kamis (5/10/2017), diikuti oleh kru Metro TV, Radio SAI 100 FM, Lampung Post, dan Media Indonesia. 

Tips Memotret Agar Hasil Foto Bagus

Ibu Erni menjelaskan bahwa perlindungan hak cipta bersifat otomatis. Artinya, suatu karya yang berbentuk nyata /konkrit, tercatat ataupun tidak tercatat akan otomatis dilindungi. Kedua, bagi siapapun yang menggunakan karya tersebut tanpa izin dari pemilik hak cipta sudah  melakukan pelanggaran hak cipta. Ketiga, Sanksi pidana bagi pelanggaran hak cipta diancam penjara maksimal 4 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. Yang lebih berat adalah sanksi pembajakan dengan hukuman penjara 10 tahun dan denda maksimal Rp 4 Miliar.
Hik,hik, ngeri kan? Tapi, memang harus begitu karena setiap orang harus menghargai hasil karya orang lain, apalagi hasil karya tersebut misalnya video, foto atau tulisan digunakan untuk sesuatu yang bersifat komersil.
Lalu, bagaimana kalau foto-foto tersebut diunduh dari google image, lalu kita pangkas dan diedit menggunakan Photoshop? 
Saya sempat menanyakan ini kepada Pak Ahmad Rifadi. Dia menjawab bahwa perlindungan hak cipta suatu produk itu tidak hanya dilakukan secara full,  tapi juga perbagian pada video atau gambar.  Bagian-bagian tersebut,  biasanya menjadi ciri khas atau identitas karya si pemilik hak cipta.  Sehingga,  walaupun seseorang memotong bagian gambar atau video milik orang lain,  tetap bisa digugat oleh si pemilik hak cipta jika teridentifikasi bagian foto yang merupakan identitasnya.  Apalagi di era digital ini,  seseorang bisa menggunakan teknologi untuk melacak seseorang yang menggunakan karya miliknya.

Cara Legal Menggunakan Foto di Blog? 
Lalu, apa cara yang paling aman untuk menampilkan foto atau video di blog? So pasti, foto, video dan tulisan yang orisinal. Foto yang kita jepret sendiri, video yang kita buat sendiri, dan tulisan yang kita liput dan susun sendiri! No copy paste! Itu adalah cara yang paling aman dan paling dihargai juga oleh Google.
Kedua, jika memang harus mengambil gambar dari internet, maka carilah situs-situs yang menyediakan gambar gratis seperti PublicDomainPictures.net atau FreeDigitalPhotos.net. Situs-situs ini menyediakan gambar tidak berbayar. Namun, ingat, tetap periksa hak-hak yang diberikan, misalnya meminta menyebutkan nama fotografer secara lengkap, meminta tautan balik atau syarat tertentu untuk penggunaan komersil.
Ketiga, dengan membeli foto di situs yang menyediakan foto dengan harga murah dan terjangkau, misalnya iStockPhoto.com. Situs ini juga menyediakan beberapa foto gratis, tapi lebih banyak foto berbayar dengan harga yang terjangkau.
Cara lainnya,  ujar Ahmad Rifadi,  dengan menghubungi si pemilik hak cipta melalui email atau telpon dan meminta izin untuk menggunakan fotonya di blog kita.  "Kalau bisa minta izin tertulis sehingga kalau dibelakang hari ada gugatan atau sengketa,  kita punya bukti," katanya.
Mengapa ditekankan untuk tidak mengangap sepele pelanggaran hak cipta ini? Pengalaman blogger terkenal Roni Loren dapat dijadikan pelajaran. Awalnya Roni Loren biasa menggunakan foto dari Google Image untuk menghiasi blognya.  Sekian lama,  tidak pernah ada masalah.  Sampai suatu ketika,  dia menggunakan foto seorang fotografer tetap dengan etika menyebutkan nama lengkap fotografer tersebut. Namun,  si fotografer itu keberatan fotonya digunakan di blog Roni,  dan dia meminta Roni memghapus foto miliknya dari blog tersebut. Done! Roni langsung menghapusnya. ( Mau tahu berita-berita hangat tentang Lampung? )
Tapi, apakah perkaranya selesai begitu saja? Ternyata tidak. Sang fotografer kemudian meminta denda yang cukup besar dan membawa kasus tersebut ke pengadilan. Roni Loren akhirnya harus membayar pengacara, ditambah membayar denda untuk gambar yang sudah dia hapus dari blognya. Tuh kan!
Mungkin, kita akan berkilah, Ah selama ini saya pakai foto dari Google Image aman-aman aja tuh! Ya, saat ini aman, karena bisa saja sang pemilik foto belum mengetahuinya. 
Namun, jika blog kita dibaca semakin banyak orang dan tersebar di dunia maya hingga akhirnya dibaca sang pemilik foto, apa yang akan terjadi? Pertama, jika pemilik fotonya tidak reseh dan tidak keberatan fotonya di pakai di blog kita, tidak masalah. Namun, bisa saja, pemilik foto tersebut keberatan dengan penggunaan foto miliknya tanpa izin dari dia, maka kasus Roni Loren bisa saja terjadi kepada kita. 
Intinya,  Ahmad Rifadi menekankan,  masalah hak cipta ini adalah kelegaan atau kesepakatan dari para pihak.  "Ya,  ada yang tidak masalah karyanya digunakan oleh orang lain karena dia merasa dengan begitu semakin terkenal,  tapi ada juga yang keberatan karyanya digunakan oleh orang lain,  apalagi untuk tujuan komersil karena ada unsur ekonomi atau royalti disitu. Makanya,  kunci dari perlindungan hak cipta ini adalah komunikasi dari kedua belah pihak, " tuturnya. 

(RINDA MULYANI)


Blog ini mengajikan berita dan analisis yang sesuai dengan kaidah jurnalisik. Ditulis dalam bentuk feature.

20 komentar

thank infonya mbak, mencerahkan sekali, agar kita lebih waspada

Wah serem juga ya.. hapus ah foto dari google. Kirain boleh kalau dicantumkan nama blognya.

yg ribet kl mau review film. suka bingung mau pake foto apa krn mau gak mau yg ada dr situs resmi. thanks ya buat info soal denda jk sembarangan menggunakan foto

Aku lgs inget2 pernah pake foto dr google ga yaaa.. Duluuuu bgt pas msh newbi di dunia blog, sempet sih. Tp stlhnya bisa dibilang aku slalu pake foto sendiri

Saya semakin tercerahkan. Tfd mbaa

Nice article mbak. Seringnya sih kalo ngereview film pasti cari gambarnya di Google Images 😕

Sama-sama mbak Rahayu, semoga artikelnya bermanfaat.

Iya mbak Leyla, aku juga langsung hapus semua foto2 google image yang sudah dicrop dan edit lewat photoshop. Lebih baik mencegah, daripada nanti kena masalah...

Sama-sama Mbak Ria. Kalau untuk foto review film, saran saya jalan-jalan ke bioskop kali ya mbak, terus kita foto aja tuh poster besar yang ada di dinding bioskop, dengan fore ground pengunjunh lagi lihat2poster atau duduk di depan poster, atau buat foto ilustrasi misalnya ngejepret teman yang lagi nonton film tersebut di laptop atau televisi,

Yups mbak Fanny, aku juga mulai sekarang pakai foto hasil jepretan sendiri aja, kalau terpaksa nggak ada aku juga milih nggak usah pakai foto dulu sambil mikir kira2 foto ilustrasi yang pas kayak apa, terus minta suami atau teman deh jadi pemerannya, hahaha

Sama-sama mbak Zummatul, terimakasih

Dulu aku kalau mau upload foto ya googling seperti biasa dan mencantumkan sumbernya. Sekarang aku biasanya cari foto gratisan di pixabay atau 123rf. Di sana gak pake linknya biasanya gpp. 😀

Iya mbak, mungkin lebih baik hunting ke bioskop mbak, jepret aja Poster2 film yang lagi di pajang disana. Biasanya review film kan film terbaru ya mbak, lwbih mudah hunting fotonya.

Iya mbak Ranger, sekarang udah banyak kok situs2 yang menyediakan foto gratis, yang penting dibaca hak2 yang diberikan oleh si pemilik foto, ada yg gratis dan tanpa menyebutkan nara sumber, ada yang minta sumbernya disebutkan secara lengkap, ada yang memang tidak boleh fotonya sama sekali digunakan, dan ada berbayar..

Makasih masukannya ya mbak Rinda 😘

aku terbiasa dengan pexel ... mudah-mudahan aman

Kalau memang tak punya foto, biasanya blog saya ya cuma isi tulisan aja. Beda lho rasanya upload foto hasil jepretan sendiri dengan ngedit karya orang lain

Thank you infonya mbak. Ada beberapa artikelku yg pake foto2 dr google, tapi aku cantumin sumbernya kok, aku pikir itu aman, hihihi.

http://ursulametarosarini.blogspot.co.id/


EmoticonEmoticon