Monday, 4 September 2017

Resep Membuat Lemang Ketan Putih

Tags

Bahan :

Beras ketan putih 1 kg
Kepala tiga butir diparut dan diambil santan kentalnya
Bawang putih 1 siung
Garam secukupnya

Alat :
Buluh bambu ukuran 80 cm sebanyak 3-4 batang.
Daun pisang muda empat lembar beserta tangkai (pelepahnya).

Memasak lemang secara tradisional.
Langkah:
     1. Cuci beras ketan sampai bersih dan rendam sekitar dua jam.
2. Peras parutan kelapa menggunakan kain kasa, ambil santan kentalnya  saja sekitar  1 liter. 
     3. Haluskan satu siung bawang putih dan campurkan ke dalam santan kental. Bawang putih ini selain membuat wangi juga untuk mengawetkan lemang sehingga tidak cepat basi.
     4.  Tambahkan garam ke santan hingga rasanya sangat tajam.
     5. Siapkan buluh bambu dengan ukuran sekitar 80 cm.
     6. Ambil pelepah pisang, belah dua ujungnya dan jepitkan ke daun pisang muda dan gulung empat kali. 
     7. Gunting sisa daun pisang muda, dan daun yang sudah dijepit dengan pelepah dimasukkan ke dalam buluh, lalu rapikan dengan menepuk-nepuk buluh bambu.
     8. Masukkan ketan yang sudah direndam ke dalam buluh bambu yang sudah dilapisi daun pisang muda, jangan terlalu penuh, sisakan bagian atas sekitar 10 cm untuk memberi ruang ketan menggembang.
     9. Tuangkan santan kental ke dalam buluh hingga merendam semua ketan dalam buluh.
           10. Lakukan hal yang sama pada buluh bambu yang lain hingga ketan habis terpakai.
     11. Siapkan tiang besi untuk sandaran lemang, dan dibawahnya disiapkan kayu bakar.
     12. Bakar kayu terlebih dahulu, setelah menghasilan arang agak banyak, sandarkan buluh lemang pada tiang besi, Bolak-balik buluh lemang agat tidak gosong sebelah. Gunakan kain basah untuk memegang buluh lemang agar tidak kepanasan.
     13. Periksa bagian atas lemang, jika santannya habis, tuangkan lagi hingga ketan matang.
14. Periksa kematangan ketan menggunakan lidi yang bersih. 
15. Jika sudah matang, pindahkan dari tiang pembakara. 
16. Dinginkan dulu baru lemang dibelah dan dipotong-potong.

(Rinda Mulyani)

Blog ini mengajikan berita dan analisis yang sesuai dengan kaidah jurnalisik. Ditulis dalam bentuk feature.


EmoticonEmoticon